Adsense

Showing posts with label Sains dan Riset. Show all posts
Showing posts with label Sains dan Riset. Show all posts

Thursday, November 14, 2013

Menggugat Sejarah Asal-usul Pulau Sumatra


Apa yang sudah diketahui tentang Sumatera, bumi tempat cerita Malin Kundang lahir?
Kita sudah tahu bahwa pulau terbesar keenam di dunia itu rawan gempa. Ada patahan sepanjang lebih dari 1.000 km yang aktivitasnya siap mengguncang wilayah sekitarnya. Di lepas pantai, terdapat zona subduksi pemicu gempa dahsyat bermagnitudo 9,1 yang mengakibatkan tsunami mematikan di Aceh pada tahun 2004.
Namun, tak banyak orang yang tahu tentang bagaimana Sumatera terbentuk. Apakah kampung halaman orang Batak dan Minang itu dari dulu memang cuma satu keping daratan saja?
Sebelumnya, Sumatera dianggap tepian benua Eurasia. Di lepas pantai bagian barat Sumatera, terdapat zona subduksi tempat bertemunya lempeng samudra Indo-Australia dengan lempeng benua Eurasia. Berdasarkan anggapan tersebut, Sumatera pun dianggap sejak dahulu merupakan satu pulau.
Tetapi, riset terbaru meragukan pandangan lama itu. Menurut data geokimia yang dikumpulkan oleh peneliti geologi dari Pusat Penelitian Geoteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Iskandar Zulkarnain, Sumatera dulu pulau-pulau yang terpisah, setidaknya ibarat dua bagian daratan yang menyatu.
"Sumatera bukan sepenuhnya bagian dari lempeng benua Eurasia," kata Iskandar dalam orasi pengukuhan dirinya sebagai guru besar riset Agustus 2013 lalu.
Berdasarkan hasil analisis geokimia, wilayah Sumatera terbagi menjadi tiga bagian, yaitu bagian barat yang merupakan busur kepulauan, bagian timur yang merupakan zona tepian lempeng Eurasia serta wilayah antarlempeng benua.
Di Bengkulu, wilayah yang merupakan bagian dari busur kepulauan adalah kota Bengkulu. Sementara, wilayah yang merupakan tepian Eurasia antara lain Lebok Tambang, dekat Muara Aman.
Kota lain di Sumatera yang diduga merupakan bagian dari busur kepulauan adalah Padang. Sementara, kota yang diduga merupakan bagian tepian Eurasia adalah Jambi, Pekanbaru, dan Palembang.
"Batasnya adalah sesar Sumatera,"  ucap Iskandar.
siaga.org Patahan Sumatera dan gempa-gempa yang pernah diakibatkan oleh aktivitasnya. Patahan Sumatera diangga sebagai batas antara wilayah Sumatera yang masuk lempeng Eurasia dengan busur kepulauan.

Untuk mengungkap asal-usul Sumatera itu, Iskandar mengumpulkan batuan volkanik dan intrusif di sepanjang Sumatera, diantaranya dari wilayah Lampung, Bengkulu, dan Madina, Sumatera Utara.
Puluhan batuan didapatkan, diantaranya 30 batu volkanik dari Lampung dan 40 batu volkanik dari Bengkulu. Kandungan kimia batuan, termasuk unsur utama (major elements), unsur jejak (trace elements), dan unsur jarang (rare elements) kemudian dilihat.
"Yang kita lihat terutama adalah unsur jejak dan unsur jarang. Kandungan unsur jejak dan unsur jarang pada batuan di busur kepulauan dan lempeng benua berbeda," jelas Iskandar.
Kandungan unsur batuan memang bisa menjadi indikasi asal-usul batuan tersebut, pada lingkungan seperti apa batuan terbentuk. Batu volkanik yang berasal dari lingkungan busur kepulauan memiliki kandungan Potassium, Ytterbium, dan Tantalum lebih tinggi namun Fosfat, Titanium, dan Strontium lebih rendah.
Data unsur dalam batuan yang didapatkan kemudian disusun dalam beberapa diagram, antara lain dalam diagram unsur Tantalum/Ytterbium vs Cerium/Fosfat dan Tantalum/Ytterbium vs Ytterbium. Plot dalam diagram akan menunjukkan sebuah pola.
"Pola yang terlihat menunjukkan asal-usul batuan," kata Iskandar.
Di Lampung , wilayah busur kepulauan ditandai dengan rasio Tantalum/Ytterbium kurang dari 2 dan Cerium/Fosfat kurang dari 1,8. Sementara, wilayah tepian benua punya rasio Tantalum/Ytterbium antara 2 hingga 4 dan Cerium/Fosfat lebih dari 1,8. Wilayah antarlempeng memiliki tasium Tantalum/Ytterbium lebh besar dari 6 dan Cerium/Fosfat lebih bersar dari 1.
Iskandar belum mengetahui asal busur kepulauan tersebut dan kapan busur kepulauan menyatu dengan Sumatera. Namun, ia memerkirakan, bersatunya busur kepulauan dengan lempeng benua Eurasia terjadi lebih dari 25 juta tahun lalu, lebih tua dari masa Miocene.
Tiga versi sejarah Sumatera
Geolog Awang Harun Satyana mengungkapkan, pandangan bahwa Sumatera tidak sepenuhnya merupakan bagian dari Eurasia sudah berkembang lama. Pada tahun 1984, N.R. Cameroon dari British Geological Survey A. Pulunggono dari Pertamina pernah menyampaikan gagasan itu.
Awang mengatakan, berdasarkan gagasan itu, bagian barat Sumatera disusun oleh busur Woyla. Busur lautan itu sekitar 150 juta tahun lalu berlokasi di dekat Australia, bersama daratan India dan Banda. Karena pergerakan tektonik, busur itu kemudian menyatu dengan Sumatera.
"Itu terjadi pada zaman Kapur tengah, sekitar 100 - 80 juta tahun lalu," kata Awang saat dihubungi Kompas.com beberapa waktu lalu.
Makalah yang ditulis oleh Robert Hall, pakar tektonik Asia Tenggara ternama dari University of London, berjudul "Late Jurassic–Cenozoic reconstructions of the Indonesian region and the Indian Ocean" sedikit membahas gagasan tentang bersatu atau naiknya busur Woyla dengan atau ke atas daratan Sumatera.
Pulunggono dan Cameroon, seperti dikutip Hall dalam makalahnya yang diterbitkan Elseveir tahun 2012, mengungkapkan bahwa busur Woyla yang naik ke Sumatera mencakup mikro-kontinen.
Geolog lain, M.R. Wajzer dan A.J. Barber, juga dari University of London, mengatakan bahwa busur Woyla merupakan busur intra-lautan yang terbentuk pada zaman Kapur Awal dan kemudian menumbuk Sumatera.
Hall sendiri menganggap bahwa terdapat mikro kontinen yang menabrak Sumatera pada zaman Kapur itu, yang ditandai dengan naiknya busur Woyla ke atas Sumatera. Mikro kontinen terus bergerak ke timur sehingga menghentikan sistem penunjaman yang ada dan akibatnya hampir tak ada aktivitas vulkanik pada saat itu.
Robert Hall Rekonstruksi Asia Tenggara 150 juta tahun lalu. Di dekat Australia, terdapat Busur Woyla yang kemudian akan menyatu dengan Sumatera.

Namun, menurut Iskandar, apa yang diungkapkan oleh Pulunggono, Cameroon, Barber, dan Hall sama sekali tidak menyebut adanya bagian Sumatera yang merupakan busur kepulauan.
"Mereka bicara pada Zaman Kapur (sekitar 100 juta tahun yang lalu) karena Woyla Group itu memang usianya sangat tua, sedangkan data saya berasal dari batuan volkanik berusia Miosen (kurang dari 25 juta tahun yang lalu)."
Rovicky Dwi Putrohari dari Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) mengungkapkan, gagasan bahwa Sumatera terdiri atas busur kepulauan pernah berkembang sebelumnya. Namun, penelitian Iskandar adalah salah satu yang paling awal memberi bukti ilmiah.
"Penelitian ini memberi bukti geokimia bahwa memang bagian barat Sumatera adalah busur kepulauan," katanya.
Menurut Rovicky, ada tiga versi sejarah geologi pembentukan Sumatera yang berkembang saat ini. Versi pertama mengungkapkan bahwa pulau Sumatera sepenuhnya bagian dari tepi lempeng benua Eurasia. Versi kedua, seperti yang diyakini Pulunggono, Cameroon, dan Hall, Sumatera terbagi atas lempeng benua Eurasia di bagian timur dan mikro-kontinen di bagian barat.
Sementara, dengan tambahan gagasan Iskandar, ada versi ketiga, dimana Sumatera terdiri dari tepi lempeng benua di bagian timur dan busur kepulauan di bagian barat.
Mana yang benar?
Rovicky mengungkapkan, banyak geolog saat ini memandang bahwa Sumatera merupakan lempeng benua Eurasia hanya untuk mempermudah saja.
Pada dasarnya, geolog setuju bahwa Sumatera tidak sepenuhnya merupakan bagian dari Eurasia. Namun, komponen lain Sumatera dan pembentukannya masih menjadi perdebatan.
Apa pentingnya sejarah Sumatera?
Iskandar mengungkapkan, pengetahuan tentang asal-usul Sumatera penting baik bagi kebencanaan maupun dalam bidang mineralogi.
Menurut Iskandar, bila Sumatera memang terdiri atas busur kepulauan dan lempeng benua Eurasia, gagasan itu juga harus diadaptasi dalam kebencanaan.
"Kalau berasal dari busur kepulauan yang merupakan samudera dan lempeng benua atau kontinen, maka pergerakan lempeng lebih fleksibel sehingga potensi gempa lebih besar," katanya.
Rovicky menuturkan, potensi gempa juga akan lebih besar bila bagian barat Sumatera tersusun atas mikro-kontinen.
"Akan lebih rapuh," paparnya.
Dalam bidang mineralogi, Iskandar mengatakan,  gagasan baru pembentukan Sumatera ini juga akan memengaruhi pengetahuan tentang penyebaran logam di Sumatera. "Wilayah timur Sumatera mungkin juga menyimpan logam berharga," kata Iskandar. 

Sumber : Kompas

Sunday, August 18, 2013

Website Propam Polri disatroni peretas.


Situs di lingkungan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali jadi sasaran serangan peretas setelah beberapa waktu lalu beberapa website juga kena serangan hacker.
Kali ini, yang jadi sasaran peretas adalah situs Propam Polri di alamat www.propam.polri.go.id sejak pagi hingga saat ini pukul 15:42 (18/8). Tidak jelas apa motif dari peretas menyatroni situs tersebut.
Bila situs tersebut dibuka, maka yang tampak hanyalah halaman putih kosong dan dua baris yang berbunyi :

"/Hacked by vYc0d/
Don't panic guys, lets patch your site ;)"


Sebelumnya, Polri juga kecolongan dengan diretasnya situs www.polri.go.id sampai berhari-hari sejak 19 Mei 2013.
Situs tersebut sama sekali tidak bisa diakses hampir sebulan dan yang tampil di laman tersebut adalah "The connection was reset".
Situs-situs Polri lainnya seperti situs Divkum.polri.go.id juga mendapatkan serangan dari hacker yang menamakan dirinya Jember Hacker dan Larcensiels feat WeNNex namun hanya dalam beberapa hari sudah pulih kembali
Ajakan meretas situs Polri secara massal bahkan ditayangkan di Facebook lewat akun milik Pembela Tauhid disertai petunjuk meretasnya, namun petinggi Polri yang dikonfirmasi belum ada yang memberikan tanggapan.


Sumber : Merdeka.com

Tuesday, July 30, 2013

Karena 'Gaptek' dan Jadi Korban Penipuan, Pria ini Malah ditangkap Polisi


Nasib nahas menimpa Jay Matthew Riley. Bermaksud melaporkan tindakan pemerasan yang menimpa dirinya, pria berusia 21 tahun ini malah ditetapkan sebagai tersangka.

Seperti yang dilansir oleh The Verge (27/7), Riley awalnya sedang enak-enaknya berselancar di internet sebelum akhirnya mendapatkan sebuah iklan berisi scam atau penipuan. Iklan ini menyatakan bahwa dirinya telah dicurigai FBI mengakses konten pornografi anak di bawah umur.

Lewat scam ini, Riley diminta untuk menyerahkan sejumlah uang atau dirinya akan ditangkap pihak berwajib. Komputernya pun dikunci oleh scam yang berisi ransomware ini dan hanya bisa normal kembali jika sudah membayar tebusan yang diminta.
Alih-alih membayar, Riley melaporkan tindakan ini ke kepolisian setempat. Dirinya membawa serta komputer yang isinya sudah disandera ransomware tersebut.

Namun, malang bagi Riley, setelah komputer dibuka, ternyata polisi menemukan beberapa foto yang mengarah pelanggaran pornografi anak. Dirinya pun ditahan dengan tuntutan berlapis.
Tiga tuntutan untuk kepemilikan pornografi anak, satu untuk menggunakan alat komunikasi sebagai perangkat menyerang anak-anak, dan satu tuntutan mencederai kebebasan. Dirinya ditahan tanpa jaminan.

Sehingga, bisa dibilang ini adalah penyerahan diri secara tak langsung seorang pelaku kejahatan ke pihak berwenang. Padahal, jika saja Riley lebih pintar dalam berselancar di dunia maya, tentunya hal seperti ini tak akan dialami bukan?
 Source : Merdeka.com

Cyber War | Siapa Dalang dibalik Perang Hacker RI dan Bangladesh ?


Serangan cyber yang silih berganti dilancarkan Indonesia kepada Bangladesh dan sebaliknya masih berlangsung hingga sekarang. Namun, di tengah peperangan ini, benarkan Malaysia sedang mengambil untung?
Menurut pantauan merdeka.com (30/7), argumen ini mengemuka dalam fanspage Facebook hacker Indonesia Indonesian Fighter Cyber. Di sini, dikatakan bahwa sebenarnya Malaysia-lah yang mengadu domba kedua belah pihak sehingga terjadi peperangan sesama saudara ini.
Dikatakan, salah satu hacker Bangladesh dengan nama Murkho Manob diperkirakan adalah seorang Malaysia. Murkho Manob ditengarai melakukan hasutan yang kemudian memecahkan perang cyber antara Indonesia-Bangladesh.
Namun, sepertinya tuduhan ini dimentahkan secara langsung oleh pegiat cyber Malaysia sendiri. Lewat sebuah post di Facebook, dikatakan bahwa hacker negeri Jiran tak ada sangkut pautnya dengan pecahnya perang yang juga melibatkan dua negara tetangga mereka.
Sebelumnya, pihak Bangladesh mengatakan bahwa pihak Indonesia-lah yang memulai, namun dari pihak Indonesia mengatakan bahwa Bangladesh sengaja memulai perang dengan memfitnah Indonesia sebagai antek Israel.
Belum diketahui siapa yang memulai dan motif apa yang menjadikan cyber-war atau perang cyber antara dua negara ini berkecamuk.


Sumber : Merdeka.com

Cyber War | Hacker Indonesia Klaim Lumpuhkan Istana Presiden Bangladesh


Baru saja, tersiar kabar bahwa hacker Indonesia berhasil melumpuhkan situs kepresidenan Bangladesh. Hal ini menyusul perang yang berkecamuk di dunia maya kedua negara tersebut.

Menurut pantauan merdeka.com (30/7), hal ini diketahui dari sebuah post yang ditulis dalam situs forum online Indonesia, Kaskus. Tertera, bahwa hacker Indonesia berhasil menguasai situs kepresidenan Bangladesh yang beralamatkan bangabhaban.gov.bd.

Namun, benarkah klaim yang dilakukan dedemit dunia maya Indonesia ini?

Ketika merdeka.com melakukan penelusuran, memang benar bahwa situs dengan alamat bangabhaban.gov.bd hingga kini tak bisa dibuka. Lewat tes koneksi pun terbukti bahwa situs ini tak bisa bangkit lagi.

Namun begitu, tercatat beberapa situs pemerintahan pusat Bangladesh lainnya masih terlihat aman. Sebagai contoh, situs perdana menteri dan situs kenegaraan Bangladesh yang saat ini masih mampu beredar di dunia maya.


Sumber : Merdeka.com

Thursday, January 24, 2013

Akhirnya Indonesian Cloud Mendapat Sertifikasi VCloud


Jakarta | Indonesian Cloud akhirnya memperoleh status VMware VCloud Powered. Dengan ini, layanan cloud yang disediakan perusahaan tersebut telah resmi didukung teknologi komputasi awan dan virtualisasi dari VMware yaitu, VMware VSphere dan VCloud Director.

Sebagai anggota level enterprise dari VMWare Service Provider Program (VSPP), Indonesian Cloud menyediakan layanan VMware VCloud Powered sebagai seperangkat layanan komputasi awan di platform umum, didukung seperangkat aplikasi dan mobilitas aplikasi dari VMware.

"Program VMware VCloud Powered dikembangkan VMware bagi mitra penyedia layanan sehingga mereka bisa mendiferensiasikan diri dari penyedia layanan cloud yang lain, sekaligus membantu mereka dalam memberikan layanan cloud kelas enterprise kepada pasar di tengah iklim yang kompetitif," kata Andreas Kagawa, Country Manager VMware Indonesia.

"Kami akan terus memberikan dukungan untuk Indonesian Cloud di masa datang untuk menghantarkan kesigapan dan kemampuan kerja yang dicari pelanggan di lingkungan komputasi awan," lanjutnya, dalam keterangan tertulis, Rabu (23/1/2013).

Indonesian Cloud sendiri mengklaim menawarkan rangkaian lengkap layanan cloud kelas enterprise, yang dirancang dan dijalankan untuk memenuhi kebutuhan komputasi dalam negeri dan global.

Mulai dari privat cloud, dedicated, hybrid cloud, dan data center yang sepenuhnya tervirtualisasi. Layanan Indonesian Cloud merupakan bagian dari portofolio termasuk layanan terkelola (Managed Services), jasa konsultasi, dan layanan pemulihan bencana (Disaster Recovery).

"Dengan memperoleh status VMware VCloud Powered kami dapat menawarkan kesesuaian antara infrastruktur dan security kepada pelanggan kelas enterprise, sekaligus memberikan kebebasan bagi mereka untuk memindahkan beban kerja di antara privat cloud, public cloud dan hibrid cloud," Reza Kertadjaja, Executive Vice President Indonesian Cloud.

Cloud.Compute

Melalui solusi Cloud.Compute, pelanggan diklaim dapat mengurangi risiko dan ketidakpastian dari public cloud dengan memberikan layanan infrastruktur yang handal dan aman dari Indonesian Cloud sekaligus meningkatkan kesigapan teknologi informasi.

Solusi Cloud.Compute saat ini sudah tersedia untuk pelanggan, dan memungkinkan perusahaan untuk sepenuhnya memanfaatkan investasi infrastruktur TI yang sudah ada saat ini sekaligus memetik manfaat dari lingkungan pengujian/pengembangan yang handal, sumber daya infrastruktur 'bayar sesuai yang Anda gunakan' (pay-as-you-go).

Cloud.Compute mendukung Open Virtualization Format (OVF), sebuah platform independen, dapat diperluas dan kemasan terbuka, serta format virtualisasi VM (virtual machine), membantu untuk memastikan perpindahan aplikasi antara pusat data internal dan public cloud eksternal.

Target pasar Indonesian Cloud datang dari beragam sektor. Mulai dari layanan finansial, asuransi, food & beverages, manufaktur, retail & consumer goods dan juga pengiriman logistik.

"Pada 2013, kami juga akan fokus untuk menyediakan solusi cloud privat untuk enterprise dan sektor pemerintahan," lanjut mereka.

Solusi Cloud.Compute tersedia dalam 5 paket yang berbeda: Custom, Small, Medium, Large, dan Enterprise yang cocok untuk para pelanggan yang ingin menempati antara 10 sampai 40 vServers di lingkungan Indonesian Cloud.

"Saat ini eranya penekanan biaya dan efisiensi, setiap perusahaan harus mengimprovisasi proses, menimilisasi biaya dan mengirimkan value yang cepat kepada customer. Cloud computing, khususnya komputasi cloud publik telah dilirik pemerintah, enterprise, dan small bisnis seperti mekanisme untuk mengirimkan layanan TI dengan waktunya yang cepat dan investasi yang rendah di awal," pungkas Indonesian Cloud.

Sumber : Detik

Wednesday, January 23, 2013

Inilah Penyebab Gempa Aceh


BANDA ACEH | Peneliti Geo Hazard Tsunamy Disaster Mitigation and Research Center (TDMRC) Unsyiah, Ibnu Rusdy mengatakan bahwa gempa berkuatan 6,0 SR yang mengguncang Aceh subuh tadi sangat berbeda dengan gempa-gempa yang terjadi sebelumnya.

"Gempa pagi kemarin, berbeda dengan gempa-gempa di Aceh yang terjadi sebelumnya," katanya kepada Waspada online, hari ini.

Dijelaskan, jika sebelumnya, gempa yang sering terjadi di Aceh berada di zona Subduksi, seperti gempa dahsyat pada 26 Desember 2004 beberapa tahun yang lalu, dan juga gempa 11 April 2012 yang terjadi di kerak samudera dengan mekanis sesar geser. "Sedangkan gempa kemarin,  terjadi bukan di laut, namun di darat, yakni karena adanya pergerakan sesar Sumatra," ujarnya.

Karenanya, lanjutnya, gempa sesar Sumatra yang terjadi subuh itu,  memiliki mekanisme gempa strike-slip atau sesar geser. "Pihak USGS Amerika telah berhasil memplotkan mekanisme fokus gempa berdasarkan perambatan gelombang primer. Dan dari pemetaan titik gempa terjadi di sesar Sumatra dengan arah jurus (strike) sebesar 308 derajat dari utara dan kemiringan bidang (dip) 75 derajat," tukasnya.


Sumber : Waspada online

Monday, January 21, 2013

Toshiba T1100, Laptop Pertama di Dunia


JAKARTA | Walaupun sudah banyak laptop yang beredar saat ini, namun tidak banyak orang tahu bagaimana bentuk laptop pertama yang pernah ada.

Laptop pertama yang pernah diciptakan adalah Toshiba T1100. Laptop ini diproduksi pada tahun 1985. Karena pada tahun tersebut, penggunaan Harddisk masih amat sangat langka, oleh karenanya, laptop ini harus menggunakan floppy disk atau disket untuk tempat penyimpanan internalnya.

Menurut Wikipedia, Toshiba T1100 menggunakan prosesor Intel 80C88, 4.77MHz. Operating system yang digunakannya adalah MS-DOS 2.11. Karena tergolong jadul, tentu saja kapasitas RAM-nya hanya 256KB.

Perangkat satu ini memiliki berat 4,1 kg. Pada eranya, Toshiba T1100 dijual dengan USD 1899. Sebuah harga yang pantas untuk teknologi paling mutakhir di zamannya.


Sumber : Merdeka

Tuesday, December 18, 2012

Alasan Kenapa Indonesia Mewajibkan Data Center


JAKARTA | Peraturan Pemerintah tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik (PP PSTE) resmi ditandatangani oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 12 Oktober 2012 yang lalu.

Peraturan Pemerintah No 82 Tahun 2012 ini berisikan kewajiban yang harus dilakukan oleh penyelenggara sistem elektronik. Salah satunya adalah kewajiban bagi tiap penyelenggara tersebut untuk menempatkan pusat data dan pusat pemulihan bencana di Indonesia.
Hal tersebut “memaksa”para penyelenggara sistem elektronik asing, seperti Google dan Research In Motion, untuk berpikir lebih keras jika mereka masih ingin melakukan bisnisnya di pasaran Indonesia.

Sebagai catatan, hingga saat ini, masih banyak perusahaan asing yang masih enggan menaruh servernya di Indonesia. Untuk masalah ini, pemerintah sudah memberikan waktu 1 tahun untuk memenuhi peraturan tersebut.

Pertanyaan mengenai peraturan pemerintah ini pun terus bermunculan. Banyak yang bertanya-tanya, mengapa pemerintah Indonesia sampai harus “memaksa”penyelenggara meletakkan data center di Indonesia?

Ternyata, peraturan ini dibuat semata-mata untuk kemudahan bagi para penegak hukum apabila terjadi suatu masalah. Apabila data tersebut ada di luar negeri, pihak penegak hukum dirasa akan lebih sulit untuk mendapatkan data tersebut.

“Law & Enforcement akan lebih mudah dalam menangani suatu masalah apabila data center memang ada di Indonesia. Jika ada suatu konflik, sedangkan datanya ada di server luar negeri, akan susah nantinya,” kata Bambang Hery Tjahjono, Direktur Keamanan Informasi, Kementrian Komunikasi dan Informatika, saat berbincang dengan KompasTekno di sela-sela seminar idEA Internet & E-Commerce Policy di Jakarta, Selasa (18/12/2012).

Menurut Bambang, penegak hukum bisa saja meminta data yang terkait dengan orang Indonesia ke pemerintah asing. Namun, apabila suatu saat ada masalah dengan negara tersebut, Indonesia bisa kehilangan data penting yang diperlukan.

PP PSTE sendiri merupakan turunan dari UU No 11 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang disahkan pada 21 April 2008 yang lalu.

Selain berisi mengenai keharusan penempatan data center di Indonesia, PP ini juga mengatur mengenai pengelolaan nama domain, tata kelola keamanan informasi, lembaga sertifikasi keandalan, dan masih banyak lagi.


Sumber : Kompas

Monday, November 26, 2012

Inilah Rumah Tertua di Dunia

Rumah tertua di dunia berusia 10.000 tahun ditemukan di Skotlandia.
Rumah prasejarah Skotlandia telah ditemukan saat eskavasi di wilayah Edinburgh, Skotlandia. Rumah ini diperkirakan berdiri pada masa Mesolitikum pada 10.252 tahun yang lalu. Dari uji radiokarbon yang dilakukan, peneliti memperkirakan bahwa ini adalah rumah tertua yang ditemukan di Skotlandia.

"Penemuan ini, khususnya hasil analisa dari laboratorium menambah informasi yang sangat berguna bagi peneliti tentang penduduk dan bangunan awal Skotlandia 10.000 tahun lalu," ungkap Arkeolog Senior, Rod McCullagh. Pada situs tersebut, ditemukan beberapa hal selain lubang pos, seperti titik api, busur panah, dan perkakas prasejarah.

Arkeolog percaya, rumah ini tidak ditempati sepanjang tahun, tetapi hanya saat musim dingin datang. Hal ini karena peneliti juga menemukan buah kemiri dalam jumlah besar di dalam tempat penyimpanan rumah. Project Manager Eskavasi, Ed Bailey mengatakan, "Penemuan sejenis ini langka dan situs ini telah memberikan kita kesempatan untuk mengembangkan pemahaman kita tentang manusia prasejarah."

Ed menambahkan bahwa dengan penemuan ini, gaya hidup Mesolitikum akan terjabarkan lebih detail. "Segala penemuan dan bukti yang dianalisa secara arkeologis dan palaeoenviromental akan membantu kita mengumpulkan teka teki dan gambar detail tentang Mesolitikum," tambahnya.

Sumber : Kompas /  National Geographic Indonesia

Peneliti Indonesia Temukan Mikroba Antikanker

 
JAKARTA | Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia menemukan senyawa aktif lipistatin dari mikroba tanah. Senyawa ini berpotensi menjadi obat baru antikanker dan antikolesterol.

”Dari hasil penelitian saya, dibutuhkan uji praklinis,” kata Muhammad Hanafi, peneliti pada Pusat Penelitian Kimia LIPI, Jumat (23/11/2012), setelah orasi pengukuhannya sebagai profesor riset bidang kimia organik di Jakarta.

Ketua Majelis Profesor Riset yang juga Kepala LIPI Lukman Hakim mengukuhkan pula dua peneliti lain. Sam Wouthuyzen dikukuhkan sebagai profesor riset bidang ilmu oseanografi dan Yekti Maunati sebagai profesor riset bidang antropologi.

Hanafi mengatakan, sumber bahan baku obat sangat melimpah. Namun, sampai sekarang belum tergali maksimal.

Tumbuhan dan mikroba yang diisolasi Hanafi untuk menemukan lipistatin meliputi Garcinia, Curcuma, Hedyotis, (tanaman) Pseudomonas, dan Streptomyces (mikroba). Saat ini dibutuhkan kerja sama dengan industri untuk uji praklinis pada hewan percobaan, dilanjutkan uji klinis pada manusia.

Sam Wouthuyzen memaparkan, pemanfaatan pengindraan jauh untuk pemetaan, pemantauan, evaluasi, dan pengelolaan wilayah pesisir Indonesia. Adapun Yekti Maunati memaparkan identitas etnik minoritas di perbatasan Asia Tenggara.

Lukman mengatakan, pembangunan wilayah pesisir sebaiknya menggunakan fondasi hasil pengindraan jauh. Wilayah pesisir dapat menjadi andalan masa depan.

Lukman mengatakan, presiden sudah meningkatkan kesejahteraan para peneliti. Hal itu lewat keputusan presiden yang ditandatangani 17 November 2012. 
 
Sumber : Sains.kompas.com

Kerangka Manusia Purba ditemukan di Aceh Tengah

Kerangka Awal Masehi Taufik membersihkan tanah dari kerangka manusia yang ditemukan tim dari Balai Arkeolog Medan, yang diperkirakan dari awal masehi (2000 tahun lalu) di Ceruk Mendale Kecamatan Kebayakan Kabupaten Aceh Tengah, Minggu (25/11). (medanbisnisdaily.com)
TAKENGON | Ekskavasi Badan Arkeologi (Balar) Medan di seputaran Danau Lut Tawar, Takengen, kembali dilakukan bertempat di Ceruk Mendale, Kecamatan Kebayakan. Alhasil tim arkeolog kembali menemukan kerangka manusia yang diperkirakan dari zaman awal masehi, sekitar 2.000 tahun lalu. Eskavasi lanjutan oleh Balar kali ini menerjunkan 38 orang ahli, demi membuat data data lebih valid atas temuan  kerangka manusia prasejarah berikut beragam benda kuno di sejumlah loyang di kawasan Gayo, Aceh Tengah.

Sebelumnya tim Balar telah menemukan beberapa tengkorak manusia yang diperkirakan berusia 4.700 tahun. “Selain kerangka, kami juga menemukan benda prasejarah, gerabah, manik-manik dan kerang yang diduga dari zaman awal masehi sekitar 2.000 tahun lalu,” jelas Ketut Wiradyana, koordinator Tim Balar Medan, Minggu (25/11) di Takengen.

Menurut Ketut, fosil yang ditemukan diperkirakan lebih muda dari kerangka yang pernah ditemukan sebelumnya, namun dapat dipastikan kerangka peninggalan zaman neolitik.  Artinya, manusia zaman itu belum mengenal kepercayaan dan tradisi mereka masih berlanjut dari zaman sebelumnya.

Penggalian sebelumnya dilakukan di sebelah barat ceruk Mendale, dan ekskavasi lanjutan di sebelah timur dari ceruk, karena Balar pernah menemukan  kapak persegi. “Namun, jarak  kerangka dari  kapak   berselang satu meter,” papar Ketut.

Meski telah beberapa kerangka dan gerabah ditemukan di lokasi tersebut, arkeolog dari Balar belum bisa memastikan apakah lokasi tersebut merupakan areal pemakaman manusia prasejarah, meski telah berulang kali ditemukan bukti adanya kehidupan di seputaran Danau Lut Tawar.

“Kerangka ditemukan pada kedalaman 20 cm. Dengan kaki berlipat dan liang kuburnya lonjong. Dari itu, meski belum dianalisis secara mendalam, namun  dimungkinkan mereka berasal dari zaman awal masehi,” jelas penulis buku Gayo Merangkai Identitas tersebut. 


Sumber : Medan Bisnis

Friday, November 23, 2012

Keren, Developer Game Bandung Unjuk Gigi di Paris


Jakarta | Dua developer game asal Bandung, Agate Studio dan Nightspade, berkesempatan unjuk gigi di Paris, Prancis, dalam acara Game Connection yang dihelat 28-30 November 2012.

Keikutsertaan mereka merupakan undangan dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia (Parekraf) demi meningkatkan kualitas industri kreatif di Tanah Air.

Bagi Agate, keikutsertaan mereka di acara bergengsi ini bukan hanya untuk menikmati keindahan kota mode tersebut, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas gamenya di masa mendatang.

Event Game Connection pada dasarnya akan menitikberatkan kepada dunia B2B dimana seluruh game developer akan dihadapkan pada dunia bisnis, sehingga produksi game juga bisa menjadi sumber penghasilan yang baik.

Di samping itu, event ini juga akan memberikan wawasan yang baik bagi para game developer untuk bisa bertahan di lingkungan bisnis baik dalam situasi mudah ataupun sulit.

Partisipasi Agate Studio pada Game Connection ini merupakan sebuah bentuk dukungan pemerintah terhadap pertumbuhan game developer lokal.

"Suatu kehormatan besar karena kami diundang ke Paris dalam rangka memperkenalkan eksistensi Indonesia dalam industri game internasional. Melalui kesempatan seperti ini juga, Indonesia bisa mengikuti pesatnya perkembangan industri game di luar sana," ujar Andrew selaku Chief Marketing Officer yang juga merupakan co-founder Agate Studio, dalam keterangannya kepada detikINET, Jumat (23/11/2012).

Dari event ini, diharapkan akan muncul benih-benih kreatif lainnya yang bisa maju ke kancah internasional, khususnya game developer lokal. Agate Studio juga berharap bisa meningkatkan hubungan komunikasi dengan game developer dari negara yang lain.

"Kami berharap kunjungan kami ke Paris ini bisa menjadi kenangan yang indah, menambah wawasan, dan bisa menjalin hubungan baik dengan game developer di luar negeri agar kita bisa belajar banyak dari mereka," imbuh Vincent, co-founder Agate Studio yang akan menginjakkan kakinya di Paris.

Sumber : Detik

Thursday, November 22, 2012

Diserang hacker Indonesia, Israel ancam lakukan balasan


Sejak pekan lalu Israel menginvasi kawasan Jalur Gaza, Palestina, yang dikuasai Hamas. Perang di dunia nyata pun berlanjut ke dunia maya. Didorong sentimen solidaritas sebagai sesama negara muslim, beberapa hacker Indonesia langsung menyerang beberapa server dan situs milik Israel.

Akibatnya, kemarin otoritas keamanan Internet Indonesia (Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure/IDSIRTI) mengabarkan ada pemberitahuan dari otoritas Internet Israel, bahwa mereka bakal dilakukan serangan balasan terhadap DNS server Indonesia. Serangan ini rencananya menyasar domain-domain berakhiran .id.

Ketua Umum Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (Pandi) Andy Budimansyah mengaku sudah mendengar informasi tersebut. Namun dari hasil pemeriksaan sementara, belum ada serangan dilancarkan hacker Israel ke domain Indonesia.

"Sejauh ini belum ada serangan (ke domain-domain .id), tapi kemarin memang ada notifikasi dari First Org, itu lembaga semacam IDSIRTI-nya Israel," ujarnya saat dihubungimerdeka.commelalui telepon seluler, Kamis (23/11).

Dia menyebut hacker Indonesia sudah berhenti menyerang situs-situs Israel. Meski demikian, untuk berjaga-jaga Pandi langsung berkoordinasi dengan operator DNS untuk meningkatkan pengawasan dan mengawasi bila kemungkinan buruk terjadi.

"Kita monitor karena DNS kita tersebar di seluruh Indonesia dan di luar negeri, kita koordinasi dengan DNS yang dikelola Indosat, di GPN, di Australia, kita minta mereka membantu pemantauan, jika terjadi serangan kita usahakan ditutup (DNS server itu) sementara," paparnya.

Andy menegaskan langkah hati-hati harus dipersiapkan. Walau lokasi DNS sudah tersebar, jika hacker Israel benar-benar menyerang balik akibatnya tetap merugikan. Karena DNS-lah yang menghubungkan pengguna internet dengan domain .id. Jika server ini mati, tentu situs-situs dengan nama domain khas Indonesia itu tak bisa diakses.

"Kalau server banking atau website-website yang melayani masyarakat tiba-tiba tidak bisa diakses, kan kasihan," tuturnya.

DNS Server yang mengelola domain .id tersebar di pelbagai kota dan dikelola swasta. Namun titik lokasi terbanyak berada di Jakarta. Andy berharap serangan balasan itu nantinya sama sekali tidak terjadi.


Sumber : Merdeka

Saturday, November 17, 2012

Indonesia Pengguna Internet Urutan ke 4 di Dunia


MEDAN | Kementerian Komunikasi dan Informasi mengklaim Indonesia merupakan salah satu negara dengan pertumbuhan pengguna internet terbesar di Asia.

Sekretaris Dirjen KIP Kementerian Komunikasi dan Informasi Ismail Ciwadu mengatakan dalam penggunaan internet di Asia itu, Indonesia menduduki peringkat keempat, sedangkan nomor satu adalah China, nomor dua India, dan nomor tiga adalah Jepang.

"Kemudian nomor lima adalah Korea Selatan, seterusnya Vietnam, Filipina, Pakistan, Thailand dan Malaysia," ungkap Ismail di sela-sela seminar Komunikasi Humanis, Mencegah Konflik Menuju Sumatera Utara Yang Harmoni dalam Keberagaman di Medan, Sabtu (17/11/2012).

Menurutnya, kemajuan yang dicapai Indonesia dalam penggunaan internet tersebut memang cukup membanggakan, baik untuk kepentingan informasi, pendidikan dan lainnya.

Namun, jelasnya, dibalik itu semua perlu juga disadari bahwa penggunaan internet tersebut jangan sampai disalahgunakan untuk kepentingan yang tidak bermanfaat, misalnya membuka situs yang berbau pornografi dan kegiatan negatif lainnya.

Penggunaan internet yang seperti ini, jelas akan merugikan masyarakat dan tidak memberikan maanfaat bagi si pengguna internet. Hal-hal yang seperti itu tidak perlu dilakukan dan harus dihindari.

Dia mengatakan dalam penggunaan internet tersebut, kesadaran masyarakat juga sangat diharapkan agar tidak melakukan hal-hal yang tidak terpuji, sehingga akan dicontoh orang lain.

Jangan sampai kegunaan internet dapat berubah, dan bukan lagi menjadi kepentingan alat informasi, tehnologi dan pendidikan seperti yang diharapkan.

Oleh karena itu, masyarakat juga harus dapat menyadari manfaat dan kegunaan dari internet dalam era globalisasi ini.

Selain itu masyarakat juga harus memiliki tanggung jawab moral yang cukup tinggi dalam penggunaan internet.

"Jangan melakukan kegiatan yang dapat merugikan," tegas Ismail.


Sumber : bisnis/Antara

Friday, October 19, 2012

Ternyata Gaji Programmer Google lebih besar dari Apple dan Facebook

Ilustrasi Programmer
Google memang dikenal memanjakan karyawannya dengan berbagai kemudahan dan gaji besar. Sebagai bukti, sebuah penelitian mengungkap programmer Google mendapat gaji paling besar dari perusahaan IT lain.

Hasil penelitian Glassdoor, website informasi lapangan kerja, mengungkapkan gaji programmer Google lebih besar dari pada Facebook, Apple, eBay dan Zynga. Programmer Google rata-rata menerima gaji USD 128.336 per tahun (senilai Rp 1,23 miliar) sedangkan programmer Facebook menerima USD 123,626 (senilai Rp 1,19 miliar) dan programmer Apple menerima USD 114,413 per tahun (senilai Rp 1,1 miliar).

Besarnya gaji bagi programmer Google ini merupakan cara mereka untuk menarik perhatian talenta pemrograman.

Walau masih memimpin, Google nampaknya harus waspada terhadap Facebook. Raksasa jejaring sosial itu tersebut menipiskan selisih besar gaji yang diberikan pada programmer-nya. Selisih gaji programmer kedua perusahaan tersebut tahun ini, menurut informasi Wall Street Journal (17/10), menipis menjadi hanya USD 4.710 dari nilai tahun sebelumnya yang sebesar USD 6.852.

Google nampaknya akan terus menawarkan berbagai kemudahan dan insentif bagi karyawannya. Tahun lalu mereka telah meningkatkan gaji seluruh karyawannya sebesar 10 persen.

Hal tersebut untuk menjaga kesetiaan pegawai mereka sekaligus menarik perhatian calon karyawan baru. Hal ini penting dilakukan karena upaya pembajakan karyawan merupakan hal biasa dilakukan berbagai perusahaan kelas dunia.

Sumber : Merdeka

Thursday, October 11, 2012

Google: Android vs iOS, 'Pertempuran' Terbesar dalam Sejarah


JAKARTA | Chairman Google Eric Schmict mengatakan bahwa pertempuran antar platform smartphone saat ini adalah pertarungan paling besar dalam sejarah teknologi. Lebih khusus lagi perseteruan Apple iOS dengan Android akan membentuk lanskap teknologi masa depan.

"Bagaimanapun juga bahwa satu perang platform yang terjadi saat ini sebagai bentuk dari mendefinisikan industri itu sendiri," sebut Schimdit, yang merujuk pada pertempuran iOS dan Android.

Menurut Schmidt, Google boleh berbangga hati dari Apple dalam hal jumlah pengguna. Mengutip survei yang mengatakan perangkat Android sudah melebihi perangkat iOS. Bahkan dia menambahkan bahwa Android bisa mencapai satu miliar pengguna dalam tahun depan.

"Ada ras besar sekarang, khususnya antara Apple dan platform Android, untuk fitur tambahan dari satu jenis atau yang lain," sebutnya, seperti dikutip detikINET dari Apple Insider, Kamis (11/10/2012).

Berbicara dalam AllThingsD, Schimdt mengungkapkan bahwa saat ini ada 'gang of four' yang memiliki kekuasaan yang signifikan dalam mendikte bagaimana dunia berinteraksi dengan konsumen elektronik, dan satu sama lainnya. Perusahaan yang dimaksud adalah, Facebook, Amazon, Apple dan Google.

Setiap perusahaan memiliki model bisnis yang berbeda, misalnya Amazon ingin menjadi toko terbesar di dunia, Schmidt mengatakan sejumlah besar sumber daya akan dikerahkan. Sehingga yang mendapatkan manfaatnya adalah konsumen.


Hadang Cybercrime, Kominfo Kumpulkan Jagoan IT Security


JAKARTA | Potensi ancaman kejahatan di dunia maya dilaporkan makin meningkat. Terlebih, jumlah pengguna internet dan aktivitas di dunia digital terus bergerak tanpa henti.

Melihat kondisi seperti itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) coba membuat ajang sharing ilmu lewat sebuah konferensi internasional bertajuk 'Indonesia Information Security Forum (IIS) 2012: Cybersecurity Policy & Regulation Confidence Building Measures in Cyberspace' yang digelar di Bandung pada 9-10 Oktober 2012.

Menurut Dirjen Aplikasi dan Telematika Kementerian Kominfo Ashwin Sasongko, acara ini jadi bentuk concern pemerintah untuk mewaspadai potensi ancaman keamanan informasi di era digital.

"Kami mengumpulkan komunitas-komunitas informasi teknologi untuk share informasi perkembangan soal keamanan informasi saat ini. Dengan tujuan menggalang komitmen secara konkret bagi penguatan upaya menghadapi beragam ancaman cybercrime," ujarnya, di Hotel Hilton, Jalan HOS Cokroaminoto, Bandung, Rabu (10/10/2012).

Aswhin menambahkan, perkembangan penggunaan internet saat ini meningkat pesat yang di antaranya ditandai dengan berbagai pembangunan infrastruktur dan konten IT. "Belum lagi program seperti e-banking, e-ktp dan lain-lain," katanya.

Namun pertumbuhan itu, lanjut Ashwin, harus disertai dengan adanya jaminan keamanan sehingga para pengguna internet tak khawatir.

"Dari segi security, kalau enggak aman, maka pengguna internet akan kabur. Contohnya saja Bandung, kalau kia tahu bagaimana keamanannya kan tidak ada masalah ketika kita akan mengunjunginya. Kita mengantisipasi supaya yang dikhawatirkan jangan sampai terjadi," pungkasnya.

Sejumlah gangguan keamanan informasi yang dimaksud misalnya spoofing, spamming, sniffer, cracker, hacker, cyber terorist, serbuan virus dan sebagainya.

Dalam acara ini, hadir memberikan keynote speech yaitu oleh Basuki Yusuf Iskandar selaku Sekjen Kementerian Kominfo, Dirjen Pertahanan Potensial Kementerian Pertahanan Pos M Hutabarat dan Subiyanta Mandala dari Badan Pembinaan Hukum Nasional Kementerian Hukum dan HAM.

Acara ini diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari peneliti, praktisi dan ahli di bidang keamanan IT, sektor publik dan masyarakat umum. Menghadirkan tema seminar 'Global Cyber Securitty Issue' dengan pembicara Prof. Dr. Marco Gercke (ITU Cybersecurity Consultant), Dr.Ian Brown (Oxford University) dan Kim Andreasson dari UN on Government Security.

Sumber : Detik

Sunday, September 30, 2012

Pelajar Indonesia Juara Olimpiade Informatika Internasional

Tim Olimpiade Komputer Indonesia (TOKI) 2012 bersama pembimbing dan perwakilan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Masing-masing peserta Nathan Azaria (SMAN 2 Purwokerto), Jonathan Irvin Gunawan (SMAK 1 BPK PENABUR Bandung), Cakra Wishnu Wardhana (SMAN 8 Yogyakarta), dan Muhammad Aji Muharrom (MAN Insan Cendekia Serpong).
JAKARTA | Tim Olimpiade Komputer Indonesia 2012 yang bertanding dalam ajang International Olympiad in Informatics (IOI) ke-24 di Milan, Italia, 23-30 September 2012, berhasil mempersembahkan satu medali perak dan tiga medali perunggu. Tim Indonesia menempati posisi ke-19 dari klasemen umum negara-negara peserta.

Medali perak dipersembahkan Nathan Azaria (SMAN 2 Purwokerto). Adapun medali perunggu dipersembahkan Jonathan Irvin Gunawan (SMAK 1 BPK Penabur Bandung), Cakra Wishnu Wardhana (SMAN 8 Yogyakarta), dan Muhammad Aji Muharrom (MAN Insan Cendekia Serpong).
Fauzan Joko, humas tim Olimpiade Komputer Indonesia,  mengatakan, prestasi ini meningkat signifikan jika dibandingkan keikutsertaan Indonesia dalam IOI sebelumnya di Pattaya, Thailand. Ketika itu, tim Indonesia mendapat dua medali perunggu.

Tahun ini IOI diikuti 317 peserta dari 81 negara. Nilai tertinggi dalam kompetisi ini (absolute winner) diraih oleh Johnny Ho dari Amerika Serikat yang berhasil mengumpulkan nilai sempurna 600 pada dua hari pertandingan. Ia sekaligus mematahkan dominasi Gennady Korotkevich dari Belarusia yang tiga kali berturut-turut menempati peringkat pertama di tiga ajang IOI sebelumnya.

Juara umum diraih oleh tim dari Republik Rakyat China dan Rusia yang sama-sama berhasil meraih empat medali emas. Namun, jika dihitung berdasarkan perolehan poin, China masih lebih unggul.
Fauzan menambahkan, dengan 17 kali keikutsertaan tim Indonesia di ajang IOI sejak tahun 1995 hingga 2012, secara keseluruhan 34 medali telah berhasil dikumpulkan yang terdiri atas dua emas, 14 perak, dan 21 perunggu. Tercatat hanya di tahun 1996 dan 1999 Indonesia gagal meraih medali. Di tahun 2003, Indonesia gagal bertanding ketika IOI dilaksanakan di Kenosha, Amerika Serikat, karena masalah visa.

"Apa pun yang telah dihasilkan dalam kompetisi kali ini kita patut berbangga dan memberi penghargaan setinggi-tingginya untuk semangat, perjuangan, dan pengorbanan yang telah dilakukan para siswa, pembina, serta pihak Departemen Pendidikan dan Kebudayaan yang telah bekerja dengan segala upaya untuk dapat meraih hasil yang terbaik," papar Fauzan, Minggu (30/9/2012), di Jakarta.
Tim Indonesia akan tiba kembali di Tanah Air pada Senin (1/10/2012). 

Sumber : Kompas

Ternyata Logo Android didesain oleh seorang wanita


Mungkin sampai saat ini sudah banyak orang yang mengetahui sejarah lahirnya Google Android. Namun tidak banyak orang mengetahui siapa desainer icon robot hijau tersebut.

Apabila mendengar kata Android, dalam pikiran pasti langsung tertuju pada satu operating system milik Google yang digunakan oleh banyak vendor smartphone saat ini. Android adalah salah satu operating system terbesar saat ini. Operating system ini memiliki satu icon khusus yang simple dan mudah diingat yaitu sebuah robot mungil berwarna hijau.

Robot hijau ini awalnya bernama Bugdroid, karena banyak orang yang lebih senang dan mudah menyebutnya dengan nama Android saja, maka jarang ada pengguna perangkat smartphone berbasis operating system ini menyebut nama aslinya. Bugdroid merupakan hasil kreasi dari salah seorang anggota Google Marketing Communications bernama Irina Blok pada tanggal 05 November 2007.

Penciptaan logo atau icon ini tergolong singkat karena Google merilis SDK Android pertama kali pada tanggal 12 November di tahun yang sama. jadi hanya berselang 5 hari saja, akhirnya operating system milik Google tersebut memiliki logo.

Namun, di awal kemunculannya, banyak orang yang mengatakan bahwa Google mencuri desain dari sebuah game atari populer di tahun 90-an bernama Gauntlet: The Third Encounter. Uniknya, salah satu karakter di game tersebut memiliki desain dan nama Android. Tidak hanya itu saja, beberapa orang lainnya juga menyangkutkan dengan desain robot yang kerap muncul di film Star Wars.

Sesaat setelah isu penjiplakan tersebut merebak, sang desainer Bugdroid Irina Blok memberikan komentarnya. Dalam komentarnya, Irina menjawab bahwa desain Bugdroid tersebut adalah simbol internasional untuk Android sekaligus untuk pengindikasi platform open source itu sendiri.

"Tidak ada referensi budaya. Proses awalnya juga melibatkan sang pencipta desain pertama. Setelah mendapatkan izin maka kita segera mencoba mengira-ngira desain seperti apa yang cocok. Ini adalah desain pertama saya yang hanya membutuhkan waktu 5 menit dalam pembuatannya. Desain robot hijau ini adalah simbol internasional seperti halnya tanda di toilet airport untuk memisahkan tempat wanita dan pria," jelas Irina.

Irina juga menyebutkan bahwa logo tersebut mengalami beberapa kali perombakan sebelum ditetapkan sebagai icon Android seperti sekarang. Pemilihan warna hijau didasarkan atas nilai warna standar print PMS 376C dengan warna hex #A4C639. Irina menjelaskan bahwa hijau dapat kontras hampir dengan semua warna terutama warna-warna gelap.

Sekarang icon robot hijau bernama Bugdroid ini telah mewakili dari jutaan perangkat smartphone dan tablet yang beredar luas di pasaran. Simple, mudah diingat, lucu dan representasi dari produk adalah kekuatan dari Bugdroid itu sendiri.

sumber: Pubarticles.com, Irinablok.com, Engadget.com, Droidforums.net, Oredeanul.com, Manyfoldreality.org, Webdesign.org, Thenextweb.com